8 Jenis Sarung Tangan Pelindung untuk Keamanan Maksimal, Cek Sekarang!

Featured Image

Jenis-Jenis Sarung Tangan Keselamatan dan Fungsinya

Sarung tangan merupakan salah satu alat perlindungan diri (APD) yang sangat penting dalam berbagai aktivitas, terutama di tempat kerja. Tujuan utamanya adalah melindungi tangan dari berbagai risiko bahaya yang mungkin terjadi. Dengan memakai sarung tangan yang tepat, seseorang bisa bekerja dengan lebih aman dan nyaman.

Tidak hanya sebagai aksesori, sarung tangan keselamatan memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan dan keselamatan tubuh. Terdapat berbagai jenis sarung tangan keselamatan yang dirancang sesuai dengan kebutuhan penggunaannya. Berikut ini beberapa jenis sarung tangan keselamatan berdasarkan fungsinya:

1. Sarung Tangan Kain Berstandar

Sarung tangan kain berstandar memiliki lapisan yang tipis sehingga tangan tetap bisa bergerak dengan nyaman. Jenis ini biasanya digunakan untuk melindungi tangan dari permukaan panas dan tusukan. Bahan dasar kain membuatnya menyerap keringat dan menjaga tangan tetap bersih. Biasanya, sarung tangan ini dipakai sebagai lapisan dalam pada sarung tangan keselamatan yang lebih tebal.

2. Sarung Tangan Sekali Pakai (Disposable)

Sarung tangan sekali pakai umumnya digunakan dalam industri makanan dan kesehatan. Sesuai dengan namanya, jenis ini hanya digunakan sekali dan tidak dapat dicuci. Bahan yang digunakan biasanya adalah lateks atau nitril. Namun, bagi yang memiliki riwayat alergi terhadap lateks, sebaiknya memilih bahan lain.

3. Sarung Tangan Tahan Bahan Kimia dan Cairan

Jika bekerja dengan cairan kimia, seperti di laboratorium, maka diperlukan sarung tangan yang tahan terhadap bahan kimia. Bahan yang umum digunakan antara lain lateks, nitril, polyvinyl chloride (PVC), dan neoprene. Ukuran sarung tangan ini biasanya lebih panjang dibandingkan jenis lainnya.

4. Sarung Tangan Anti Panas

Sarung tangan anti panas cocok digunakan oleh pekerja yang sering berada di lingkungan dengan suhu tinggi, seperti pengelasan atau pemakaian oven. Bahan yang digunakan tahan terhadap panas, seperti silikon, kevlar, atau aluminium. Beberapa jenis bisa menahan suhu hingga 2000 derajat Fahrenheit.

5. Sarung Tangan Tahan Getaran dan Benturan

Getaran yang terus-menerus selama bekerja bisa menyebabkan gangguan kesehatan, seperti sindrom getaran tangan-lengan (Hand-Arm Vibration Syndrome/HAVS). Untuk mengurangi dampak ini, sarung tangan tahan getaran dirancang khusus untuk menyerap benturan. Jenis ini sering digunakan di industri konstruksi dan otomotif.

6. Sarung Tangan Anti Statis

Sarung tangan anti statis sangat penting bagi mereka yang bekerja di lingkungan elektro atau berkaitan dengan arus listrik. Bahan karet isolasi pada sarung tangan ini membantu melindungi dari sengatan listrik hingga 17.000 volt.

7. Sarung Tangan Anti Tusukan

Orang yang bekerja dengan benda tajam seperti pisau atau kaca memerlukan sarung tangan anti tusukan. Bahan kevlar yang ditenun memberikan perlindungan terhadap goresan dan tusukan. Struktur seperti sisik ikan pada sarung tangan ini juga membantu mencegah cedera akibat benda tajam.

8. Sarung Tangan Angkat Benda Berat

Sarung tangan ini dirancang untuk melindungi tangan saat mengangkat benda berat. Lapisan tebal pada sarung tangan membantu mengurangi tekanan pada telapak tangan dan jari-jari.

Pemilihan sarung tangan keselamatan harus disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi kerja. Selain itu, pastikan ukuran sesuai agar tidak mengganggu gerakan dan efektivitas perlindungan. Jika sarung tangan rusak, segera ganti dengan yang baru untuk menjaga keselamatan.

0 Komentar