Kurangnya Daya Tampung Sekolah Swasta Gratis di Tangsel, Warga Diminta Tidak Terpaku pada Satu Sekolah

Kurangnya Daya Tampung Sekolah Swasta Gratis di Tangsel, Warga Diminta Tidak Terpaku pada Satu Sekolah

Keterbatasan Daya Tampung Sekolah Swasta Gratis di Tangerang Selatan

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (KCD Dindikbud) Provinsi Banten wilayah Kota Tangerang dan Tangerang Selatan, Teguh Setiawan, mengakui bahwa daya tampung sekolah swasta tingkat SMA/SMK di kawasan tersebut masih belum cukup untuk menampung seluruh siswa yang membutuhkan pendidikan gratis. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yang berdampak pada kebijakan penerimaan siswa.

Menurut Teguh, tidak semua sekolah swasta bersedia bergabung dalam program sekolah gratis yang dicanangkan oleh Pemprov Banten. Hanya institusi pendidikan yang bekerja sama dengan pemerintah provinsi yang bisa menjalankan program tersebut. Selain itu, keterbatasan anggaran juga menjadi hambatan utama dalam memperluas cakupan layanan pendidikan gratis ini.

"Masih kurang sebetulnya untuk menampung siswa yang tidak lolos di sekolah negeri. Jadi memang kita keterbatasan anggaran," ujarnya. Ia menambahkan bahwa program ini tidak hanya berlaku di Tangerang Selatan, tetapi juga mencakup seluruh wilayah Provinsi Banten.

Pentingnya Memilih Sekolah dengan Bijak

Teguh mengimbau masyarakat agar tidak terpaku pada satu sekolah swasta saat mendaftarkan anaknya. Hal ini karena jumlah sekolah yang tersedia masih terbatas serta aturan yang mengatur jumlah siswa per rombel. Berdasarkan ketentuan dari Kementerian Pendidikan, setiap rombel harus memiliki maksimal 36 siswa. Jika kuota sudah terpenuhi, pendaftaran akan ditutup.

"Masyarakat jangan terpaku pada salah satu sekolah swasta," pesannya. Ia juga menyampaikan bahwa waktu pendaftaran di sekolah swasta biasanya dilakukan lebih awal dibandingkan sekolah negeri. Meskipun demikian, sekolah swasta tetap harus mengikuti aturan yang berlaku, termasuk batas jumlah siswa per ruang belajar.

Daftar Sekolah Swasta Gratis di Tangerang Selatan

Pemprov Banten telah menyiapkan sebanyak 18 sekolah swasta gratis yang tersebar di beberapa kecamatan di Tangerang Selatan. Program ini bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi calon siswa yang tidak lolos dalam Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025.

"Nah di Banten ini ada program sekolah gratis, program ini bertujuan untuk memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk memilih sekolah," katanya. Ia menekankan bahwa program ini hanya diperuntukkan bagi warga Banten. Siswa yang bukan warga Banten tidak dapat mengikuti program ini.

Meski demikian, Teguh tidak merinci daftar lengkap 18 sekolah tersebut. Menurutnya, informasi tentang sekolah swasta yang berpartisipasi bisa diperoleh langsung oleh masyarakat saat mendaftar melalui jalur domisili. Di antara sekolah-sekolah tersebut adalah SMA IT Aulady, SMA Pelita Bangsa di Pamulang, SMA Azkia, dan SMA Muhammadiyah.

Dasar Hukum Program Sekolah Gratis

Program sekolah swasta gratis merupakan inisiatif dari Gubernur Banten Andra Soni, yang mulai dijalankan pada tahun ajaran 2025/2026. Acuan pelaksanaan program ini diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 15 Tahun 2025 tentang sekolah gratis. Dengan adanya kebijakan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih leluasa dalam memilih sekolah tanpa khawatir terkait biaya pendidikan.

0 Komentar