Pengamanan Ketat Kedatangan KMP Munggiyango Hulalo di Pelabuhan Jangkar, 74 Penumpang Tiba dengan Aman
SITUBONDO – Kedatangan KMP. Munggiyango Hulalo di Pelabuhan Jangkar pada Kamis malam (25/9/2025) berlangsung aman dan lancar berkat pengamanan ketat dari aparat gabungan. Kapal yang menjadi salah satu moda transportasi utama dari Pulau Kangean ke daratan Jawa itu bersandar sekitar pukul 19.30 WIB, membawa 74 penumpang yang terdiri dari 65 orang dewasa dan 9 anak-anak/bayi.
Untuk memastikan kelancaran arus kedatangan, aparat gabungan dari TNI, Polri, dan sejumlah instansi terkait dikerahkan sejak sore hari. Dari Koramil 0823-09/Jangkar hadir Koptu Muh. Yasin, sementara dari Kamla Jangkar dipimpin Serda Indra Wahyudi bersama satu personel. Kehadiran mereka bertujuan memastikan seluruh prosedur pengamanan berjalan sesuai standar.
Pengamanan juga melibatkan unsur Polairud melalui Bripka Supriyadi yang melakukan monitoring di area pelabuhan. Selain itu, UPT PPR Banyuwangi yang dipimpin Tri Wahyono menurunkan lima personel, sementara Syahbandar Jangkar Ahmad Fauzan hadir bersama lima anggota untuk memastikan proses bongkar muat berjalan sesuai ketentuan. Dukungan juga datang dari Supervisi ASDP Wilker Jangkar yang dipimpin Slamet dengan lima anggota serta perwakilan ASDP Andi bersama dua anggota.
Sinergi seluruh unsur ini menciptakan suasana kondusif di area pelabuhan. Proses embarkasi dan debarkasi berlangsung tertib tanpa kendala berarti. Petugas juga memastikan protokol keselamatan dan kelayakan kapal dipatuhi dengan baik, sehingga seluruh penumpang dapat turun dengan selamat dan bagasi mereka teratur.
Kehadiran aparat di lapangan memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat pengguna jasa transportasi laut. "Kami berupaya menjaga situasi tetap kondusif, mengingat Pelabuhan Jangkar adalah salah satu jalur vital penghubung Situbondo dengan kepulauan," ungkap salah satu petugas di lokasi.
Dengan tingginya mobilitas masyarakat, terutama dari wilayah kepulauan, aparat gabungan berkomitmen meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan setiap kali terjadi lonjakan penumpang. Langkah ini penting untuk memastikan pelayanan transportasi laut tetap aman, tertib, dan efisien, sekaligus mendukung pergerakan ekonomi masyarakat pesisir.
Pengamanan seperti ini diharapkan dapat menjadi standar pelayanan di setiap kedatangan kapal di Pelabuhan Jangkar. Dengan koordinasi yang baik antarinstansi, potensi gangguan keamanan bisa ditekan, dan aktivitas pelabuhan dapat berjalan optimal.

0 Komentar