
Prestasi Menjanjikan Kontingen OKU Timur di Porprov Sumsel 2025
Perjalanan panjang kontingen Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sumatera Selatan XVII Tahun 2025 akhirnya membuahkan hasil yang membanggakan. Meski menghadapi berbagai keterbatasan, tim yang dikenal dengan semangat Bumi Sebiduk Sehaluan berhasil menutup kompetisi di peringkat ke-12. Mereka berhasil meraih total 73 medali, terdiri dari 18 medali emas, 19 medali perak, dan 36 medali perunggu.
Capaian ini menjadi bukti bahwa olahraga di OKU Timur sedang mengalami perkembangan yang signifikan. Dari posisi yang sebelumnya tidak diperhitungkan, kini OKU Timur mampu menunjukkan eksistensinya di kancah olahraga provinsi.
Ketua KONI OKU Timur, Dr. H. Didi Franzhardi, M.Pd, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh kontingen daerahnya. Ia menilai, capaian ini bukan hanya angka di papan klasemen, melainkan simbol kebangkitan olahraga di wilayah tersebut.
“Dari bukan siapa-siapa, kini kita menjadi ada dan berharga. Peringkat ke-12 dengan 18 emas, 19 perak, dan 36 perunggu menegaskan bahwa kita benar-benar From Zero to Hero,” ujarnya.
Didi mengakui bahwa perjalanan kontingen menuju Porprov Muba 2025 tidak mudah. Di balik medali yang diraih, ada kerja keras, pengorbanan waktu, dan semangat pantang menyerah dari para atlet, pelatih, serta official.
“Perjalanan kita penuh suka dan duka, tapi berkat kekompakan seluruh tim, hasil ini menjadi bukti nyata kemajuan olahraga di OKU Timur,” tambahnya.
Prestasi ini juga menjadi momentum pembuktian bahwa pembinaan atlet di OKU Timur mulai menunjukkan hasil yang konkret. Didi menyampaikan apresiasi kepada Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M., atas dukungan penuh terhadap pelaksanaan Porprov 2025. Dukungan ini mencakup bantuan material, pendampingan teknis, hingga perhatian terhadap kesejahteraan atlet selama berlaga.
“Terima kasih kepada Bupati, juga kepada Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar), Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Perhubungan, serta seluruh OPD yang ikut memastikan kelancaran kontingen sejak keberangkatan hingga kepulangan,” tutur Didi.
Dukungan lintas sektor ini menjadi faktor penting yang memperkuat semangat tim di lapangan. Ia berharap sinergi ini terus berlanjut agar pembinaan olahraga di OKU Timur semakin berkembang dan mampu mencetak atlet berprestasi hingga tingkat nasional.
Selain memberikan penghargaan berupa medali, KONI OKU Timur juga menunjukkan langkah nyata dalam memperhatikan masa depan pendidikan para atlet. Melalui kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di OKU Timur, KONI menghadirkan program bonus pendidikan bagi atlet berprestasi. Skema yang diberikan adalah:
- Peraih medali emas berhak mendapatkan kuliah gratis hingga tamat.
- Peraih medali perak mendapat potongan biaya kuliah 75 persen.
- Peraih medali perunggu memperoleh potongan 50 persen.
“Bonus ini bukan hanya bentuk apresiasi, tapi juga komitmen kami bahwa pembinaan atlet tidak berhenti di lapangan. Mereka juga harus disiapkan menjadi generasi berpendidikan yang siap membangun masa depan,” tegas Didi.
Ia juga menyemangati para atlet yang belum meraih medali agar terus berlatih dan tidak menyerah. “Tidak ada perjuangan yang sia-sia. Setiap keringat dan pengalaman adalah bagian dari proses menuju kemenangan di masa depan,” katanya.
Dengan hasil di Porprov Sumsel 2025, KONI OKU Timur menegaskan tekad untuk terus melahirkan atlet potensial di berbagai cabang olahraga. Bagi Didi Franzhardi, capaian tahun ini bukan akhir dari perjalanan, melainkan awal kebangkitan olahraga OKU Timur.
“Prestasi ini menjadi tonggak baru. Mari terus semangat, tetap solid, dan buktikan bahwa OKU Timur mampu bersaing. From Zero to Hero!” pungkasnya penuh optimisme.
0 Komentar