Pengamanan Terpadu: Aparat Gabungan Kawal Kelancaran Keberangkatan KMP Dharma Kartika di Pelabuhan Jangkar

 

SITUBONDO, GUBUKINSPIRASI.id Aktivitas keberangkatan penumpang di Pelabuhan Jangkar menuju Pulau Raas, Madura, berlangsung aman dan tertib setelah sejumlah aparat dari berbagai instansi melakukan pengamanan terpadu, Sabtu (29/11/2025). Pengamanan ini dipimpin langsung oleh personel Koramil 0823/Jangkar, Kopda Miftakul Badri, yang sejak pagi melakukan monitoring di area pelabuhan untuk memastikan seluruh proses berjalan lancar.

Kopda Miftakul Badri terlihat aktif berinteraksi dengan penumpang yang akan menaiki KMP Dharma Kartika. Pendekatan humanis menjadi cara utamanya untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, terutama pada momen kepadatan penumpang menuju Pulau Raas. Ia membantu mengatur alur naik kapal, memastikan antrean tetap tertib, dan mengimbau penumpang agar mengikuti arahan petugas pelabuhan.

Menurutnya, tugas pengamanan ini tidak hanya sebatas pemeriksaan, tetapi juga memastikan masyarakat merasa aman selama proses keberangkatan. “Kami berupaya memberikan rasa nyaman kepada seluruh penumpang agar proses keberangkatan berjalan tertib dan tanpa hambatan,” ujarnya di sela kegiatan.

Pengamanan di Pelabuhan Jangkar tidak dilakukan sendiri oleh pihak Koramil. Sejumlah unsur terkait turut hadir untuk memperkuat koordinasi lintas sektor. Dari Kamla Jangkar, Serda Indra ikut terlibat dalam pengawasan area pelabuhan. Sementara itu, jajaran Polairud melalui Bripka Abdul Rofiq bersama satu anggotanya bertugas memastikan keamanan perairan dan jalur pelayaran tetap dalam kondisi aman.

Kolaborasi ini membuat proses pelayanan dan pengawasan berlangsung lebih efektif. Di tengah tingginya mobilitas masyarakat, sinergisitas antarinstansi menjadi faktor penting untuk menjaga stabilitas pelabuhan sebagai salah satu titik transportasi laut strategis di Kabupaten Situbondo.

Dari sisi keselamatan pelayaran, Syahbandar Jangkar, Fauzan, S.H., bersama tiga anggota turut hadir untuk memastikan seluruh prosedur administrasi kapal dan penumpang sesuai regulasi yang berlaku. Mereka juga melakukan pengecekan kelengkapan dokumen dan kesiapan armada sebelum diberangkatkan.

Selain itu, dukungan teknis datang dari UPT PPR Banyuwangi yang dipimpin Tri Wahyono bersama lima personel. Mereka melakukan pengecekan kelayakan kapal, kondisi mesin, hingga pemeriksaan standar keselamatan seperti alat pelampung dan prosedur evakuasi. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk mitigasi terhadap potensi bahaya selama perjalanan laut.

Tidak hanya itu, BPTD XI Jatim melalui perwakilannya, Eko dan satu anggota, turut mengawasi kelancaran operasional transportasi. Pihak ASDP yang diwakili Andi bersama dua anggota, serta Supervisi ASDP Wilker Jangkar yang dihadiri Heri dengan lima anggota, memastikan pelayanan tiket, fasilitas ruang tunggu, dan operasional keberangkatan berjalan sesuai ketentuan.

Sinergi seluruh instansi ini mencerminkan komitmen pemerintah dan aparat terkait dalam memberikan layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran aparat yang bekerja secara kolaboratif juga membuat suasana pelabuhan lebih tertib dan kondusif, meski aktivitas penumpang cukup padat.

Hingga kapal diberangkatkan, seluruh proses berlangsung aman tanpa kendala berarti. Para penumpang yang menuju Pulau Raas dapat menaiki kapal dengan tertib, sementara aparat memastikan setiap prosedur keselamatan dipenuhi sebelum kapal lepas dari dermaga.

Kolaborasi ini menjadi bukti bahwa kerja sama lintas sektor mampu menciptakan pelayanan transportasi laut yang nyaman, aman, dan terjamin. Upaya bersama tersebut diharapkan terus berlanjut, terutama pada momentum-momentum kepadatan penumpang di masa mendatang, sehingga Pelabuhan Jangkar dapat menjadi salah satu jalur transportasi laut yang aman dan terpercaya bagi masyarakat Situbondo dan sekitarnya. (*)

0 Komentar